Istana ini milik kita
Dan kau berlarian
Kebun mawar telah kau putari ratusan kali
Taman anyelir sudah muak kau kelilingi
Suara aduh yang keluar dari mulutmu tak terhitung berapa kali
Sekali dan lagi
Duri-duri mulai lelah mencium bau kaki
Yang telanjang
Dan tak mau melengang
Tapi kau terus berlari
Menyapa katak dan rerumputan
Menepuk jari dalam gesekan bara dan bata
Cengkerik mulai berisik
Burung-burung mulai mengukung
Ular linggis terus berdesis
Tapi kau tak peduli
Kau terus berlari
Tertawa
Pelan
Lalu
Pergi
Menjauh
Aku tersenyum dari sini
Melihat bayangmu yang semakin jauh tak terperi
Istana ini milik kita
Meski ternyata kau tak menginginkannya
Dan kau berlarian
Kebun mawar telah kau putari ratusan kali
Taman anyelir sudah muak kau kelilingi
Suara aduh yang keluar dari mulutmu tak terhitung berapa kali
Sekali dan lagi
Duri-duri mulai lelah mencium bau kaki
Yang telanjang
Dan tak mau melengang
Tapi kau terus berlari
Menyapa katak dan rerumputan
Menepuk jari dalam gesekan bara dan bata
Cengkerik mulai berisik
Burung-burung mulai mengukung
Ular linggis terus berdesis
Tapi kau tak peduli
Kau terus berlari
Tertawa
Pelan
Lalu
Pergi
Menjauh
Aku tersenyum dari sini
Melihat bayangmu yang semakin jauh tak terperi
Istana ini milik kita
Meski ternyata kau tak menginginkannya
Komentar
Posting Komentar