Langsung ke konten utama

Postingan

Langkah Kaki Maju

 Tak perlu waktu lama, sedikit lagi akan kulangkahkan kaki Semua kini telah berbeda Pertama kali kuinjakkan kaki adalah ketika tanah ini kering kerontang tanpa bunga Hujan tidak turun sesering sekarang Rumahku bukanlah rumah untuk pulang Rumahku adalah tempat singgah Lalu kau datang dan mengubah segalanya Mendikteku dengan samar hingga tak dapat kulakukan apa saja
Postingan terbaru

Berpisah

 Kau tahu mengapa waktu terasa sangat cepat? Karena Aku tak ingin ini semua berakhir Menggelikan bukan sang waktu itu? Ketika kau berharap dia berhenti, dia akan semakin berlari kencang Ketika kau berharap berlalu cepat, lengkahnya melemah tak tentu arah Saat ini aku ingin waktu berhenti Namun dia terus bergerak cepat dan semakin cepat mengerang kuat lalu menghempas menuju linimasa sendu Ah, biarlah Ini yang kuingin Larilah waktu Pergi sejauh yang kau mau Akan kukemas kenangan dan hanya kenangan yang tak akan bisa kauhilangkan

Pisau

Bola mata itu hangat Hitam dan putihnya menyatu lamat Memandang teduh bak malam kelam Menatap tegas bagai terang bulan Matamu adalah pisau Dan harus kulindungi perasaanku dari tatapan tajammu  yang mengiris pilu

[CERPEN] - Gerbang Dimensi

  Gerbang dimensi akan terbuka sekali dalam sepuluh ribu tahun. Lokasinya tidak menentu. Orang yang mendapatkan kesempatannya pun tidak menentu. Dari miliaran manusia di bumi, hanya satu yang akan mengalami. Apakah seseorang dengan penyesalan terbesar? Apakah seseorang dengan ambisi terkuat? Gerbang dimensi akan mengantarkan sang penjelajah ke dunia lain. Dunia yang berjalan paralel dengan dunia tempat kita sekarang. Pilihan-pilihan yang kita pilih akan menciptakan sebuah dunia yang sama sekali berbeda. Dunia terkuat, selain dunia saat ini, adalah dunia tujuan yang akan diantarkan oleh gerbang dimensi. Ardan adalah seseorang yang biasa saja. Seorang pegawai kantoran biasa yang memiliki satu istri dan belum memiliki anak. Dia sudah menikah selama dua tahun. Gajinya biasa saja, sekadar cukup untuk memenuhi kebutuhan hariannya. Segalanya biasa, kecuali kenyataan bahwa dia terpilih oleh gerbang dimensi untuk menjelajah dunia lain. Sore itu dia tidak sengaja melewati gerbang. Bata...

Aku Tidak Mau Segelas Air Es Ini

Pepatah mengatakan, Teruslah berkeliling mencari cintamu saat kau menemukan seseorang yang tepat saat itulah kau akan tahu apa yang kau mau Hari ini seseorang menawarkanku segelas air dingin Air itu segar, ada es batu di dalamnya Hari ini matahari memuntahkan sinar laharnya Panas bukan main, seperti ada lubang neraka yang terbuka Hari ini seseorang menawarkanku air es Tapi aku menolak Aku tidak ingin air es di hariku yang panas