Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2016

[REVIEW / KUMCER] - Sepotong Senja Untuk Pacarku

“Kudengar jeritannya yang pilu, jeritan purba dari perasaan yang terluka.” “Bagaimana sebenarnya jeritan yang pilu itu?” “Aku tidak bisa menirukannya, tapi kalau kau dengar sendiri jeritan purba dari perasaan yang terluka itu engkau akan merasa sangat sedih.” Seno Gumira Ajidarma menuliskan cerita-cerita dalam kumpulan bertajuk “Sepotong Senja Untuk Pacarku” dengan indah. Cerita-cerita pendek yang ditulisnya bersinergi antara satu sama lain, membuat pembacanya terpikir bahwa beliau mungkin menulisnya dalam hanya satu malam saja. Setiap cerpen dalam kumpulan tersebut menggambarkan senja maupun sepotong senja yang bisa dinikmati oleh siapa pun. Tak menutup kemungkinan, bahkan jika kau membacanya dengan dikelilingi dinding-dinding kamar, kau tetap akan merasakan hangatnya senja dan cantiknya jingga. Satu cerpen yang tokoh utamanya menjadi cameo  di beberapa cerpen lain adalah cerita dengan judul “Ikan Paus Merah”. Cerita Ikan Paus Merah hanya menceritakan ikan paus yang terlu...

[REVIEW / KUMCER] - Perempuan Patah Hati yang Kembali Menemukan Cinta Melalui Mimpi

“Gincu ini merah, Sayang, dan itu hanya untuk suamiku.” Sebuah karya dari Eka Kurniawan yang patut diberikan sebanyak mungkin acungan jempol. Kumpulan cerita yang tergabung dalam buku “Perempuan Patah Hati yang Kembali Menemukan Cinta Melalui Mimpi” adalah salah satu karyanya yang menakjubkan. Berisi lima belas (15) cerita pendek, Eka Kurniawan menyajikannya dengan bahasa yang sesuai ciri khasnya. Dari kelima belas cerita tersebut, yang menarik perhatian saya secara pribadi adalah cerpen “Gincu Ini Merah, Sayang”. Kisah tersebut memulai bagiannya pada adegan Marni yang tertangkap pada sebuah razia PSK di bar bernama ‘Beranda’. Pada penangkapan tersebut, Marni bersikeras bahwa dia bukan bagian dari bar tersebut sementara penampilannya sungguh menggambarkan definisi PSK. Cerita yang berlanjut pada investigas menyatakan bahwa Marni punya suami. Singkat cerita, Marni diantar ke rumahnya oleh dinas sosial dan mendapati bahwa suaminya telah mengepak semua barang-barangnya dan mengingink...