“Kudengar jeritannya yang pilu, jeritan purba dari perasaan yang
terluka.”
“Bagaimana sebenarnya jeritan yang pilu itu?”
“Aku tidak bisa
menirukannya, tapi kalau kau dengar sendiri jeritan purba dari perasaan yang terluka
itu engkau akan merasa sangat sedih.”
Seno Gumira
Ajidarma menuliskan cerita-cerita dalam kumpulan bertajuk “Sepotong Senja Untuk
Pacarku” dengan indah. Cerita-cerita pendek yang ditulisnya bersinergi antara
satu sama lain, membuat pembacanya terpikir bahwa beliau mungkin menulisnya
dalam hanya satu malam saja. Setiap cerpen dalam kumpulan tersebut
menggambarkan senja maupun sepotong senja yang bisa dinikmati oleh siapa pun.
Tak menutup kemungkinan, bahkan jika kau membacanya dengan dikelilingi dinding-dinding
kamar, kau tetap akan merasakan hangatnya senja dan cantiknya jingga.
Satu cerpen
yang tokoh utamanya menjadi cameo di beberapa cerpen lain adalah cerita dengan
judul “Ikan Paus Merah”. Cerita Ikan Paus Merah hanya menceritakan ikan paus
yang terluka karena suatu hal sehingga seluruh tubuhnya kemerahan. Dari awal
hingga akhir cerita, hanya si ikan paus yang dibahas, mulai dari sebab luka
hingga kapan kemunculannya. Beberapa kalimat juga sering diulang-diulang untuk
memperkuat deskripsi. Tak ada konflik yang nyata pada cerpen tersebut, hanya
penggambaran deskripsi yang elok dengan tambahan bumbu sastra.
Trilogi Alina
yang diawali cerpen Sepotong Senja Untuk Pacarku membuka keseluruhan buku
dengan sangat sempurna. Menurut saya, trilogi inilah yang terbaik dalam seluruh
isi buku. Alurnya enak untuk diikuti, penggambaran situasinya jelas
terdeskripsikan, dan konflik antara Sukab, Alina, dan Tukang Pos pun menarik
untuk diikuti. Trilogi ini seakan menggiring pembaca untuk mengikuti cerita
tanpa ingin terlepas.
Kelemahan dari
buku ini mungkin adalah deskripsinya. Ya, deskripsi juga merupakan kekuatan
buku ini. Namun, terlalu banyaknya cerita yang mengedepankan deskripsi malah
terkadang membuat pembaca untuk malas melanjutkan bacaannya ke cerpen-cerpen selanjutnya.
Terkait dengan
adanya kelebihan dan kekurangan, buku ini sangat layak untuk dibeli dan dibaca.
Segera, dan termukan keindahan senja yang kini tak perlu kau cari di pantai
mana pun~
Selamat
membaca!
Komentar
Posting Komentar