Langsung ke konten utama

Bulan Merah

Malam ini bulan berwarna merah

Sementara aku menunggu biru


Malam ini jiwa kembali cerah

Sementara setiap harinya selalu mengharu


Bulan merah kembali terlihat

Tak seperti bulan biru yang semakin jarang

Satu dari sekian kehadiran bulan biru,

saat itulah aku tak merindukanmu

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Langkah Kaki Maju

 Tak perlu waktu lama, sedikit lagi akan kulangkahkan kaki Semua kini telah berbeda Pertama kali kuinjakkan kaki adalah ketika tanah ini kering kerontang tanpa bunga Hujan tidak turun sesering sekarang Rumahku bukanlah rumah untuk pulang Rumahku adalah tempat singgah Lalu kau datang dan mengubah segalanya Mendikteku dengan samar hingga tak dapat kulakukan apa saja

Pisau

Bola mata itu hangat Hitam dan putihnya menyatu lamat Memandang teduh bak malam kelam Menatap tegas bagai terang bulan Matamu adalah pisau Dan harus kulindungi perasaanku dari tatapan tajammu  yang mengiris pilu