Langsung ke konten utama

Fog

Bagaimana jika kota yang begitu cerah terlingkupi oleh kabut?

Akankah aktivitas di kota itu akan terhenti?

Atau apakah kehidupan di kota akan digantikan sesuatu yang lain?


Bagaimana?


Ah, aku hanya bisa bertanya,

Karena kini hatiku dilingkupi kabut

Segala kebahagiaan dan rasa itu kini semu

Kukira aku yang paling mengerti tentang diriku

Namun,

satu rasa hadir dan mengubah segala pandangku


Bagaimana jika kota yang begitu cerah terlingkupi oleh kabut?

Bagaimana jika perasaan yang begitu rapuh terlingkupi oleh kabut?

Apakah akan kau sangkal?
Atau kau biarkan berlayar?

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Langkah Kaki Maju

 Tak perlu waktu lama, sedikit lagi akan kulangkahkan kaki Semua kini telah berbeda Pertama kali kuinjakkan kaki adalah ketika tanah ini kering kerontang tanpa bunga Hujan tidak turun sesering sekarang Rumahku bukanlah rumah untuk pulang Rumahku adalah tempat singgah Lalu kau datang dan mengubah segalanya Mendikteku dengan samar hingga tak dapat kulakukan apa saja

Pisau

Bola mata itu hangat Hitam dan putihnya menyatu lamat Memandang teduh bak malam kelam Menatap tegas bagai terang bulan Matamu adalah pisau Dan harus kulindungi perasaanku dari tatapan tajammu  yang mengiris pilu