Langsung ke konten utama

Kali Ini Aku Tak Mau Senja

Mentari, jangan kau pergi
Kali ini kuingin kau untuk tetap di sini
Hadir dan temani
Hancurkan gelisah dalam hati

Mentari, jangan kau hilang
Kali ini kunyatakan aku membenci malam
Hitam kelam yang menyeruk legam
Tak ingin ku berteman malam

Mentari, kau di sini saja
Kali ini aku tak mau senja
Mega terlalu bingar bagiku yang remaja
Jingga terlalu dingin untuk mengantar seorang raja
dan raja, tak kan sanggup bertahan dalam rona

Mentari, jangan kau pergi
Aku tahu selama ini kubenci
Aku ingat tak pernah kurelakan malam
Aku paham dahulu senja adalah cinta

Tapi kali ini aku tak mau semua
Aku mau kau, mentari
Setidaknya jangan pergi
Hingga tlah sampai raga ini pada satu yang sempurna

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Langkah Kaki Maju

 Tak perlu waktu lama, sedikit lagi akan kulangkahkan kaki Semua kini telah berbeda Pertama kali kuinjakkan kaki adalah ketika tanah ini kering kerontang tanpa bunga Hujan tidak turun sesering sekarang Rumahku bukanlah rumah untuk pulang Rumahku adalah tempat singgah Lalu kau datang dan mengubah segalanya Mendikteku dengan samar hingga tak dapat kulakukan apa saja

Pisau

Bola mata itu hangat Hitam dan putihnya menyatu lamat Memandang teduh bak malam kelam Menatap tegas bagai terang bulan Matamu adalah pisau Dan harus kulindungi perasaanku dari tatapan tajammu  yang mengiris pilu