Langsung ke konten utama

Derap Langkah Kaki

Derap langkah kakimu menghentak

Pelan dan tegas

Menjauh perlahan melintasiku


Aku ada di belakangmu

Hanya bisa menangkap bayang dirimu

Punggung dan belakang rambutmu,

harus kucukupkan hanya pada itu


Derap langkah kakimu mengencang

Dalam angin yang berhembus gersang,

sekali lagi kau melewatiku,

dan aku hanya dapat memandangi bahumu

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Langkah Kaki Maju

 Tak perlu waktu lama, sedikit lagi akan kulangkahkan kaki Semua kini telah berbeda Pertama kali kuinjakkan kaki adalah ketika tanah ini kering kerontang tanpa bunga Hujan tidak turun sesering sekarang Rumahku bukanlah rumah untuk pulang Rumahku adalah tempat singgah Lalu kau datang dan mengubah segalanya Mendikteku dengan samar hingga tak dapat kulakukan apa saja

Pisau

Bola mata itu hangat Hitam dan putihnya menyatu lamat Memandang teduh bak malam kelam Menatap tegas bagai terang bulan Matamu adalah pisau Dan harus kulindungi perasaanku dari tatapan tajammu  yang mengiris pilu